Skip to content
Beranda » Daerah » Perkuat Kapasitas Guru melalui Kolaborasi Pemerintah Provinsi NTB, IOA, dan Dunia Usaha

Perkuat Kapasitas Guru melalui Kolaborasi Pemerintah Provinsi NTB, IOA, dan Dunia Usaha

info kabar mandalika
Rab, 08 Apr 2026
Bagikan: f X W T P
✓ Tautan disalin!

KabarMandalika – Pemprov NTB bersama Indonesian Overseas Alumni (IOA) menggelar Charity Night 2026 di Auditorium Raodah Bank NTB Syariah, Senin (6/4).

Ini sebagai langkah konkret menggalang kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat kapasitas guru, sekaligus menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak lagi dapat bergantung pada pemerintah semata.

Kegiatan ini mempertemukan pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam satu gerakan bersama membangun pendidikan yang berkelanjutan.

Tema utama kegiatan ini adalah penguatan kapasitas guru di Lombok melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi NTB, IOA, dan dunia usaha.

Upaya penguatan ini sebagai langkah strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas pendidikan berbasis kemitraan.

Program ini akan difokuskan pada tahap awal di Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Utara, dengan pendekatan peningkatan kompetensi, pendampingan, serta penguatan ekosistem pembelajaran.

Selanjutnya, program akan diperluas secara bertahap ke kabupaten/kota di NTB dalam kurun lima tahun ke depan.

Gubernur NTB, H. Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa guru merupakan kunci utama dalam menentukan arah kemajuan daerah.

“Pendidikan adalah kunci kemajuan daerah. Guru adalah ujung tombak yang bekerja dengan ketulusan luar biasa, bahkan melampaui kewajibannya.

“Karena itu, penguatan kapasitas guru menjadi prioritas utama kami di NTB,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pihak.

“Melalui malam amal ini, kami mengajak semua elemen untuk terlibat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri,” tambah Gubernur.

“Kolaborasi adalah kunci untuk menghadirkan pendidikan yang merata dan berkualitas,” tegasnya lagi.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur NTB juga memberikan kontribusi pribadi sebesar Rp 25 juta sebagai bentuk komitmen nyata terhadap keberlanjutan program.

Dia juga megaskan bahwa inisiatif ini bukan sekedar kegiatan amal, melainkan investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Apa yang kita lakukan hari ini bukan sekedar kegiatan amal, tetapi investasi masa depan. Program ini akan berjalan secara sistematis dan berkelanjutan dalam lima tahun ke depan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Pemprov NTB membuka ruang seluas-luasnya bagi dunia usaha, komunitas, dan masyarakat untuk turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pendidikan.

“Kami membuka diri bagi siapa pun yang ingin terlibat. Semakin besar kolaborasi yang terbangun, semakin luas dampak yang bisa kita hadirkan bagi pendidikan NTB,” tambahnya.

Charity Night 2026 disebut menjadi momentum penting untuk menegaskan arah kebijakan pembangunan daerah.

Yaitu penegasannbahwa penguatan kapasitas guru bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak.