Skip to content
Beranda » Daerah » Tim Kemenag Loteng Sidak ke 24 Titik di Hari Pertama Kerja

Tim Kemenag Loteng Sidak ke 24 Titik di Hari Pertama Kerja

info kabar mandalika
Rab, 25 Mar 2026
Bagikan: f X W T P
✓ Tautan disalin!

KabarMandalika – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) NTB Dr. H. Zamroni Aziz kerap menekankan sikap disiplin kepada jajarannya.

Hal tersebut bahkan sering disampaikan Zamroni Aziz di berbagai kesempatan. Di samping, dia juga mewanti-wanti jajarannya untuk mengedepankan Sinergi, Inovasi, hingga, Pelayanan Prima dan Moderasi Beragama.

Menindaklanjuti penekanan itu, Kemenag Loteng di hari pertama masuk kerja, langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak).

Tidak main main dalam sehari saja, tim Kemenag Loteng menyasar 24 titik lembaga pendidikan dan instansi di bawah naungan Kemenag.

Kepala Kemenag Loteng H. Lalu Syahdi menyebut, di antara 24 titik yang disidak adalah MIN 1 Loteng dan MIN 2 Loteng.

Kemudian turun ke MIN 3 Loteng di Desa Tanak Beak, Kecamatan Batukliang Utara, dan MIN 4 di Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah Loteng.

Selanjutnya di MTsN 1 Loteng di Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, MTsN 2 Loteng di Jelantik, Kecamatan Jonggat. MTsN 3 Loteng di Kuta, Kecamatan Pujut.

Selanjutnya di MAN 1 Loteng di Kelurahan Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, MAN 2 Loteng di Jelantik, Kecamatan Jonggat dan MAN 3 Loteng di Sengkol, Kecamatan Pujut.

“Lokasi di atas semuanya masuk lembaga pendidikan di bawah binaan kemenag,” ujarnya.

Kantor Urusan Agama (KUA) juga tidak luput dari kunjungan tim sidak Kemenag Loteng. Masing masing KUA Kecamatan Praya, Praya Tengah, Praya Timur, Praya Barat dan Praya Barat Daya.

Selanjutnya KUA Pringgarata, Pujut, Jonggat, Batukliang, Batukliang Utara, Janapria dan KUA Kopang Loteng.

“Sidak ini bertujuan untuk melihat secara langsung aktifitas dan pelayanan serta tingkat kehadiran di hari pertama masuk kantor,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk memaksimalkan jalannya sidak tersebut, pihaknya membagi menjadi beberapa tim.

“Apa yang kita lakukan ini, salah satu langkah mendukung jargon bapak Kanwil Kemenag NTB di luar jargon Ikhlas Beramal dan memastikan secara langsung tingkat kehadiran pegawai di masing masing Satuan Kerja di hari pertama,” tutupnya.